NOTULENSI DIALOG BERSAMA BANK MANDIRI dan DIREKTORAT KEMAHASISWAAN



HASIL DIALOG PUBLIK DENGAN BANK MANDIRI DAN DIREKTORAT KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

Jum’at, 19 april 2013
1.      Penyebab penyaluran dana bidikmisi tersendat :
a.       Semua dana kemendikbud untuk anggaran tahun 2013 ini dipending (diberi tanda bintang) oleh kementerian Keuangan, sehingga segala dana pendidikan belum bisa dikucurkan oleh menkeu ke pihak kemendikbud.
à  per 10 april 2013 tanda bintang (*) untuk uang beasiswa sudah dicabut salah satunya beasiswa bidikmisi.
b.      Pola penyaluran dana bidikmisi mengalami perubahan.
à seluruh dana bidikmisi (baik biaya hidup, uang pembinaan, serta uang pendidikan, buku, skripsi, TA, dll) yang dulunya diserahkan langsung ke universitas masing-masing dan dikelola sepenuhnya oleh pihak universitas ( UA mengajukan surat permohonan pencairan dana à KPPN à mandiri à mahasiswa ).
sekarang à untuk biaya hidup dikelola sepenuhnya dari Dikti langsung dan untuk biaya lain-lain (uang pembinaan, serta uang pendidikan, buku, skripsi, TA, dll) tetap dikelola oleh universitas ( dikti à mandiri (pemenang tander) à mahasiswa )
c.       Adanya pembuatan rekening baru (bank Mandiri)
à  berkaitan dengan kebijakan baru yang dilakukan oleh dikti tentang perubahan penyaluran dana bidikmisi, khususnya biaya hidup yang sekarang langsung dari dikti yang disalurkan ke mahasiswa melalui bank mandiri sebagai pemenang tander. Oleh karena, ada beberapa universitas yang menggunakan rekening selain bank mandiri maka dari itu dikti mengadakan pembuatan rekening baru yakni menggunakan bank mandiri sebagai pemenang tander.
à  penting : bahwasanya UA tetap menggunakan rekening lama yang pada prinsipnya sudah menggunakan bank mandiri.
2.      Sampai jum’at, 19 april 2013, baru ada sekitar 9 universitas yang sudah ada pencairan dana bidikmisi (biaya hidup). Dan universitas Airlangga merupakan universitas pertama yang biaya hidupnya sudah cair.
3.      Terkait pencairan uang 3,6 juta pada jum’at, 12 april 2013.
à  bahwasanya sehari sebelum tanggal itu sudah turun surat pencairan dana talangan biaya hidup mahasiswa bidikmisi sebesar 600 ribu dari pihak direktorat keuangan universitas airlangga. Sehingga diusahakan pada hari jum’at itu dana talangan tersebut sudah sampai di rekening mahasiswa bidikmisi, seiring dengan usaha tersebut dari pihak direktorat kemahasiswaan UA dan perwakilan bank mandiri (Bu Mamik) juga mencoba melobby ke pihak dikti untuk mencairkan dana bidikmisi UA. Dan usaha tersebut membuahkan hasil, yang pada akhirnya dana bidikmisi dari dikti 3,6 juta cair lebih cepat dari pada dana talangan UA. Sehingga pencairan dana talangan UA dibatalkan. Proses penyaluran dana dikti lebih cepat daripada penyaluran dana talangan.
à  adanya pemblokiran saldo rekening mahasiswa sebesar 3 juta. Hal ini dilakukan oleh pihak mandiri  sesuai dengan kebijakan dari dikti bahwa biaya hidup dikeluarkan setiap bulan dan memberlakukan sistem limited saldo. Namun dalam pemblokiran saldo ini diperlukan waktu yang tidak singkat karena dilakukan secara manual satu per satu rekening sehingga menimbulkan polemik tidak bersamanya waktu pemblokiran tersebut. Penting : bahwa tidak ada uang yang HILANG / RAIP / DITARIK dari rekening mahasiswa bidikmisi. Uang sebesar 3 juta tersebut ada direkening masing-masing mahasiswa. Saldo yang tertera di ATM  bukanlah saldo tabungan sebenarnya, melainkan saldo yang bisa diambil oleh pemilik rekening dalam periode tertentu( paling cepat 1 bulan dan maksimal 3 bulan).
4.      Terkait pencairan uang 1,8 juta pada kamis, 18 april 2013
à  Terjadi miss di pihak bank. Seharusnya yang di buka blokir dananya sebesar 1,2 namun ternyata dana yang dibuka 1,8.
-          Saat pertama kali uang keluar (12 April 2013) yang bisa diambil 600.000
-          Dikti mengeluarkan kebijakan bahwa uang bidikmisi bisa langsung di cairkan tiga bulan (maret,april,mei) = 1,8jt
-          Tapi karena yang 600rb sudah kita terima saat dana 3,6 turun, maka untuk saat ini yang bisa ditarik dari rekenig adalah 1,2 jt.
-          JIKA MASIH ADA YANG TERTERA 1,8 (setelah uang 600rb, yang turun awal sudah diambi) maka DIHARAPKAN HANYA MENAGMBIL MAX 1,2.
-          Untuk Jatah bulan Juni,Juli, Agustus dibekukan oleh bank dan keluar pada bulan Juni nanti.
Penting : bagi mahasiswa yang pada awal dana dicairkan 3,6 juta mengambil uang lebih dari 1,8 juta DIWAJIBKAN untuk menabungkan kembali kelebihan uang yang diambilnya ke rekening masing-masing. Untuk mahasiswa yang mengambil ≤ 1,8 juta tidak perlu untuk menabungkan kembali uangnya. Hal ini dilakukan supaya proses pencairan di periode berikutnya lebih mudah dan lancar.
5.      Pengadaan SURAT KUASA baru
à  surat kuasa ini berguna untuk dasar pihak bank mandiri dalam melakukan pemblokiran dan pembukaan saldo rekening mahasiswa. Walaupun pada awalnya sudah ada MOU dengan pihak dikti tentang sistem ini namun secara peraturan bank dalam melakukan hal ini diperlukan adanya surat kuasa dari tiap-tiap pemilik rekening. Penting : surat kuasa ini berlaku sampai selesai penerimaan beasiswa (tidak setiap semester membuat surat kuasa, cukup 1x ini saja).
6.      Uang tabungan pribadi di rekening.
à  uang tabungan mahasiswa yang ada di rekening mahasiswa tidak ikut dalam dana yang diblokir, jadi uang tersebut tetap bisa diambil. Penting : silahkan untuk mencetak saldo buku tabungan untuk mengetahui saldo sebenarnya yang ada di rekening mahasiswa.
7.      Uang buku, pembinaan, TA, skripsi, dll
à  pada prinsipnya tidak ada masalah terkait dana ini. Biaya-biaya tersebut akan keluar hanya saja harus menunggu waktu.
8.      HIMBAUAN :
a.      Jika ada permasalahan seperti ini mengenai segala sesuatu tentang beasiswa bidikmisi entah masalah uang atau apapun tolong untuk dikoordinasikan atau dibicarakan terlebih dahulu dengan pihak kemahasiswaan dan atau pihak AUBMO, jangan langsung dibawa keluar universitas, seperti : media.
b.      Jika ada undangan yang mengatasnamakan dari pejabat-pejabat tinggi universitas untuk pemberitahuan acara mengenai seminar atau pertemuan nasional di suatu tempat dengan iming-iming imbalan jagan dihiraukan atau bisa ditanyakan kejelasannya kepihak kemahasiswaan UA, karena sudah banyak kasus penipuan dengan motif tersebut.
c.       Ditegaskan sekali lagi :
è bahwa tidak ada uang yang HILANG / RAIP / DITARIK dari rekening mahasiswa bidikmisi. Uang sebesar 3 juta tersebut ada direkening masing-masing mahasiswa.
è Saldo yang tertera di ATM  bukanlah saldo tabungan sebenarnya, melainkan saldo yang bisa diambil.
è bagi mahasiswa yang pada awal dana dicairkan 3,6 juta mengambil uang lebih dari 1,8 juta DIWAJIBKAN untuk menabungkan kembali kelebihan uang yang diambilnya ke rekening masing-masing.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2013. AUBMO - All Rights Reserved
Published by KOMINFO
Proudly powered by AUBMO